Profil

Salah satu faktor penentu keberhasilan Badan POM untuk melindungi kesehatan masyarakat sering tergantung pada kemampuan laboratorium untuk menganalisa sampel Obat dan Makanan secara cepat dan akurat serta melaporkannya untuk diambil kebijakan lebih lanjut apabila terjadi pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) adalah salah satu laboratorium di Badan POM yang merupakan laboratorium acuan bagi semua laboratorium Badan POM di 74 Provinsi/Kabupaten/Kota, pusat pelatihan staf penguji, penyedia Metode Analisis dan Baku Pembanding, serta berperan penting dalam mewujudkan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat

Visi

Terwujudnya Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang aman, bermutu, dan berdaya saing
dalam mendukung masyarakat sehat bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045

Misi

  1.  Meningkatkan efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan serta penindakan kejahatan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat
  2. Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan dengan keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing
  3. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan

Budaya Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.

Profesional

Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.

Integritas

konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan

Kredibilitas

Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

Kerjasama Tim

Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

Inovatif

Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Responsif/Cepat Tanggap

Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.

TUGAS PPPOMN

Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional mempunyai tugas melaksanakan pengembangan pengujian Obat dan Makanan

 

FUNGSI PPPOMN

  1.  Penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan pengujian kimia, mikrobiologi, dan biologi molekuler obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, pangan olahan dan air, serta pengembangan baku pembanding;
  2. Pelaksanaan pengembangan pengujian kimia, mikrobiologi, dan biologi molekuler obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, pangan olahan dan air, serta pengembangan
    baku pembanding;
  3. Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan dalam rangka jejaring eksternal BPOM di
    lingkup nasional dan internasional;
  4. pelaksanaan uji profisiensi dalam lingkup nasional dan internasional;
  5. pelaksanaan koordinasi dan pengelolaan sumber daya pengujian di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
  6. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengembangan pengujian kimia, mikrobiologi, dan biologi molekuler obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, pangan olahan dan air, serta pengembangan baku pembanding;
  7. Pelaksanaan administrasi pusat;
  8. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan

Profil Organisasi

Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.

Profesional

Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.

Integritas

konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan

Kredibilitas

Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

Kerjasama Tim

Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

Inovatif

Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Responsif/Cepat Tanggap

Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.

Struktur Organisasi

Profil Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt

Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt 

Lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 28 Januari 1978, Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional pada tanggal 29 September 2025, setelah sebelumnya bertugas sebagai sebagai Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor sejak Tahun 2021, PFM Ahli Madya dan Kepala Sub Direktorat Pengawasan Sarana Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Obat Regional I di Direktorat Pengawasan Ditribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor. Atas pengabdian beliau, negara telah memberikan penghargaan Satya Lancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2016. Selanjutnya, pada Tahun 2017 beliau berhasil menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III Angkatan I yang semakin memperkuat kompetensi kepemimpinan dan manajerial dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Konsistensi pengabdian dan profesionalisme beliau kembali mendapatkan apresiasi dari negara melalui penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun Nomor 62/TK/Tahun 2024.

 

Dalam perjalanan karirnya, beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Farmasi di Universitas Airlangga pada tahun 2001 dan pendidikan Profesi Apoteker di Universitas Airlangga pada tahun 2002. Berbagai pendidikan dan pelatihan baik dari dalam negeri maupun luar negeri dalam bidang manajerial, teknis maupun fungsional pernah beliau ikuti. Beliau juga telah dikukuhkan sebagai Inspektur Kepala CPOB dan Inspektur Kepala CDOB.

 

Beliau sangat mendukung percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Badan POM, termasuk dalam melahirkan inovasi untuk pengawasan obat yang lebih baik. Salah satu inovasi yang beliau canangkan di Tahun 2022 adalah Sosialisasi Pendampingan Asistensi Sertifikasi CDOB (SMART CDOB).  SMART CDOB adalah program pendampingan untuk PBF dalam melakukan sertifikasi atau resertifikasi CDOB sehingga mendukung kemudahan berusaha bagi masyarakat. SMART CDOB menjadi program berkesinambungan dan sampai Tahun 2024 ini telah bertransformasi menjadi SMART CDOB 2.0 dan SMART CDOB 3.0. Salah satu bentuk transformasi SMART CDOB adalah dengan melibatkan lintas sektor (IAI dan GP Farmasi) sebagai Kakak Asuh CDOB sehingga bersama – sama BPOM menjadi fasilitator program. Inovasi SMART CDOB juga telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan juga masuk menjadi quick Wins BPOM di Tahun 2023 bersama inovasi BPOM lainnya.

Sarana